DANYONIF 131/BRS

KETUA PERSIT CAB LXVII

INFORMASI TERBARU

Prev Next

BRAJA SAKTI

MENGGALANG HATI RAKYAT DIMEDAN LATIHAN. Bergerak senyap, rahasia dan lincah, tanpa diketahui musuh para Prajurit Yonif 131/Braja Sakti dengan visi Prajurit... Read more

10 Sep 2018 Hits:28 Berita Yonif

BRAJA SAKTI

YONIF 131/BRAJA SAKTI IKUT PECAHKAN MURI 1000 PESERTA TARI GEMU FAMIRE. Seribu peserta Tari Gemu Famire dari berbagai unsur mulai dari... Read more

09 Sep 2018 Hits:32 Berita Yonif

BRAJA SAKTI

BERLATIH UNTUK PROFESIONAL. Sesuai Perintah KASAD setiap Prajurit TNI AD wajib  menjadi Prajurit yang jago perang, jago beladiri, dan jago... Read more

13 Agu 2018 Hits:59 Berita Yonif

Braja Sakti

YONIF 131/BRS MEMENANGKAN PERTEMPURAN DAN HATI RAKYAT.     Nagari Sarilamak dan Taram - Payakumbuh telah dikuasai kelompok bersenjata, Pasukan Yonif 131/Brs... Read more

17 Jul 2018 Hits:92 Berita Yonif

Braja Sakti

YONIF 131/BRS MEMENANGKAN PERTEMPURAN DAN HATI RAKYAT.     Nagari Sarilamak dan Taram - Payakumbuh telah dikuasai kelompok bersenjata, Pasukan Yonif 131/Brs... Read more

17 Jul 2018 Hits:28 Berita Yonif

Braja Sakti

Enam Belas Langkah Pengemudi PAYAKUMBUH (29/06/2018), Menjamin kesiapan Kendaraan Dinas Operasional, Yonif 131/Braja Sakti menggelar Apel Pemeriksaan Kendaraan Dinas Roda... Read more

29 Jun 2018 Hits:85 Berita Yonif

Tembak Tempur Reaksi

Begini Kemampuan Tembak Tempur Reaksi Prajurit Braja Sakti PAYAKUMBUH (27/06/2018) - Prajurit Batalyon Infanteri 131/Brs melaksanakan latihan menembak senjata ringan... Read more

27 Jun 2018 Hits:343 Berita Yonif

Petembak Runduk Yonif 131/Braja Sakti.

Prajurit Yonif 131/Brs Gelar Latihan Menembak Runduk. (PAYAKUMBUH), 25/06/2018 - Batalyon Infanteri 131/Brs melaksanakan latihan menembak runduk dilapangan Tembak Halaban... Read more

25 Jun 2018 Hits:77 Berita Yonif

Prajurit Yonif 131/Brs Melaksanakan Latihan Menembak Ja…

PRAJURIT YONIF 131/BRS MELAKSANAKAN LATIHAN MENEMBAK JATPOK LINTAR.       Payakumbuh (23/06/2018) -  Batalyon Infanteri 131/Brs menggelar latihan menembak senjata kelompok lintas datar... Read more

23 Jun 2018 Hits:75 Berita Yonif

Batalyon Infanteri 131/Brs Melaksanakan Rik Kendaraan D…

YONIF 131/BRS MELAKSANAKAN PEMERIKSAAN  KENDARAAN DINAS SATUAN.         Payakumbuh (22/06/2018) - Batalyon Infanteri 131/Brs dalam hal ini dilaksanakan oleh Pasilog melaksanaan apel... Read more

22 Jun 2018 Hits:78 Berita Yonif

LINK TERKAIT

ARSIP

yudhi-juanda.co.id

Hak Cipta © 2018 Batalyon Infanteri Yonif 131 Braja Sakti. Dilindungi oleh Undang-undang

stat

Statistik

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday6
mod_vvisit_counterYesterday60
mod_vvisit_counterThis week66
mod_vvisit_counterLast week328
mod_vvisit_counterThis month837
mod_vvisit_counterLast month1507
mod_vvisit_counterAll days36836

Online (20 minutes ago): 2
Your IP: 54.224.118.247
,
Today: Okt 21, 2018
TNI Menolak Bendera Aceh Berbau Separatis
Selasa, 20 November 2012 15:25

 

 

Banda Aceh-Dewan Perwakilan Rakyat Aceh tengah mematangkan Rancangan Qanun (peraturan daerah) Mengenai Bendera dan Lambang Provinsi Aceh. Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda berharap, bendera nantinya janganlah berbau separatis.



Dalam rancangan qanun yang disosialisasikan ke masyarakat, bendera dan lambang Provinsi Aceh persis sama dengan bendera dan lambang Gerakan Aceh Merdeka. “Kalaulah itu akan disahkan oleh Pemerintah Aceh, maka ini harus ditindaklanjuti ke pemerintah pusat untuk mendapatkan persetujuan, karena Aceh adalah bagian Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jenderal Zahari Siregar di Banda Aceh, Selasa 20 November 2012.



Menurutnya, qanun yang dibuat juga mempunyai tahapan, termasuk perlunya komunikasi dan konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri. Kalau nantinya ada hal yang menganjal dalam rumusan qanun, maka tentu pemerintah daerah yang bertanggung jawab di dalam merumuskan qanun akan dipanggil untuk ditanya. “Tidak semudah itu disahkan,” kata Zahari.



Zahari menegaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2007 menyebutkan bahwa lambang-lambang daerah bisa diterbitkan dikibarkan, sepanjang tidak melanggar katentuan yang berlaku. “Artinya kalau lambang itu nilainya separatis misalnya, ya enggak bisa lah, artinya melanggar PP Nomor 27 itu,” katanya.



Menurutnya penilaiannya, apabila bendera dan lambang yang ditampilkan sama dengan bendera dan lambang GAM pada saat terjadi konflik dulunya, tidaklah relevan, tidak menampilkan Aceh seutuhnya di bawah NKRI.



Dia berharap dalam merumuskan hal ini unsur-unsur yang terkait diajak berembug agar pembahasannya bisa lebih komprehensif. Hal itu penting untuk menghindari kesalahan persepsi dan mis komunikasi. Zahari mengakui sampai saat ini pihak Kodam Iskandar Muda belum diajak bicara mengenai perumusan lambang dan bendera provinsi Aceh.



Rapat Dengar Pendapat Umum

(RDPU) tentang Rancangan Qanun Bendera dan Lambang Provinsi Aceh di gedung utama parlemen Aceh, para pejabat dan perwakilan pemerintah kabupaten/kota memberikan berbagai masukannya, termasuk untuk berkoordinasi dan komunikasi dengan TNI/Polri.

 



Ketua Komisi A Dewan Aceh, Adnan Beuransyah kepada wartawan mengatakan akan membahas berbagai pertimbangan dan masukan, saat perumusan kembali rancangan qanun bersama unsur eksekutif. Adnan mengatakan untuk sementara lambang tersebut sudah final.



Dia menyebutkan saat ini tidak ada lagi kata separatis di Aceh sehingga tidak relevan mengaitkan bendera dengan kelompok separatis. “Aceh sekarang sudah damai, dan sepenuhnya dalam bingkai NKRI,” ujarnya. Menurutnya, Rancangan Qanun Bendera dan Lambang Provinsi Aceh tersebut rencananya akan secepatnya disahkan.

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 22 Agustus 2016 07:34
 

Buat Komentar


Security code
Refresh



Copyright © 2012.Yonif 131 Braja Sakti. Designed by Braja Sakti