DANYONIF 131/BRS

KETUA PERSIT CAB LXVII

INFORMASI TERBARU

Prev Next

JADIKAN HIKMAH BULAN PUASA RAMADHAN NUZHULUL QURAN DAN …

DANYONIF 131/BRS BUKA BERSAMA ANAK YATIM.         (24/06/2016) PAYAKUMBUH, Bulan suci Ramadhan merupakan momentum bagi umat beragama Islam untuk berbagi sesama, demikian... Read more

29 Jun 2016 Hits:2 Berita Yonif

TRADISI GUNUNG BUNGSU

TRADISI SATUAN GUNA MENUMBUHKAN RASA CINTA DAN BANGGA TERHADAP SATUAN.               (04/06/2016) Payakumbuh - Tradisi Satuan merupakan Tradisi yang dilakukan oleh anggota... Read more

08 Jun 2016 Hits:45 Berita Yonif

SERTIJAB DANYONIF 131/BRS

SERTIJAB DANYONIF 131/BRS DARI LETKOL INF MUJIBBURRAHMAN HADI, S.E. KEPADA LETKOL INF DENNY, S.I.P.                         (26/05/2016) Payakumbuh - Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen... Read more

07 Jun 2016 Hits:95 Berita Yonif

LATIHAN UJI SIAP TEMPUR TINGKAT REGU

UJI SIAP TEMPUR TINGKAT REGU.         (05/2016) Payakumbuh. Latihan Uji Siap Tempur Tingkat Regu Yonif 131/Brs dilaksanakan di sekitar Harau komplek.... Read more

13 May 2016 Hits:115 Berita Yonif

KENAIKAN PANGKAT ANGGOTA YONIF 131/BRS

KENAIKAN PANGKAT 1-04 TAHUN 2016 ANGGOTA YONIF 131/BRS.         (01/04/2016) Payakumbuh. Komandan Yonif 131/Brs Letkol Inf Mujibburrahman Hadi, S.E menjadi ... Read more

22 Apr 2016 Hits:151 Berita Yonif

KEMANUNGGALAN ANGGOTA YONIF 131/BRS BERSAMA MASYARAKAT…

ANGGOTA YONIF 131/BRS MELAKSANAKAN GOTONG ROYONG BERSAMA MASYARAKAT SEKITAR ASRAMA.       (01/04/2015) Payakumbuh. Anggota Yonif 131/Brs bersama masyarakat Kel. Payobasung Kec. Payakumbuh... Read more

22 Apr 2016 Hits:85 Berita Yonif

CEGAH PEREDARAN NARKOBA DI YONIF 131/BRS

CEGAH PEREDARAN NARKOBA DI LINGKUNGAN YONIF 131/BRS.           (28/02/2016) Payakumbuh Seluruh personel Yonif 131/Brs melaksanakan pengecekan urine rutin yang di laksanakan pada saat... Read more

03 Mar 2016 Hits:193 Berita Yonif

PERLOMBAAN TAMAN KANAK-KANAK

PERLOMBAAN ANAK TK TINGKAT KOTA PAYAKUMBUH DAN KAB 50 KOTA.               (26/01/2016) Payakumbuh. Persit Kartika Chandra Kirana mengadakan perlombaan Melukis, membaca puisi,... Read more

26 Feb 2016 Hits:199 Berita Yonif

OLAH RAGA BERSAMA PEMKOT PAYAKUMBUH

ANGGOTA YONIF 131/BRS - POLRI BERSAMA PEMKOT PAYAKUMBUH DAN PEMKAB 50 KOTA MELAKUKAN OLAH RAGA BERSAMA.                 (25/02/2016) Payakumbuh. Seluruh anggota Yonif... Read more

26 Feb 2016 Hits:163 Berita Yonif

LOMBA PELETON TANGKAS TINGKAT KOREM 032/WBR

LOMBA PELETON TANGKAS TINGKAT KOREM 032/WIRABRAJA.     (30/01/2016) Payakumbuh, Guna menunjang kegiatan yang akan datang yaitu Lomba Peleton Tangkas Ta 2016 tingkat Pusat... Read more

26 Feb 2016 Hits:174 Berita Yonif

LINK TERKAIT

ARSIP

yudhi-juanda.co.id

Hak Cipta © 2016 Batalyon Infanteri Yonif 131 Braja Sakti. Dilindungi oleh Undang-undang

stat

ARTI DAN MAKNA LAMBANG SATUAN

 

Berdasarkan Surat Keputusan Menpangad nomor : Skep/233/3/1964 tanggal 11 Maret 1964, pada tanggal 17 April 1964 Yonif 131/Brs Kodam III/17 Agustus menerima tunggul dengan nama “BRAJA SAKTI” sebagai lambang kesatuan.

Berdasarkan Surat Keputusan Pangdam I/BB nomor : Skep/98/II/1987 tanggal 20 Pebruari 1987 tentang keterangan arti/ makna tunggul Yonif 131/Brs Kodam I/BB sebagai berikut :

 

 

_

 

 

A.    BENTUK.

1)    Tunggul.

  • Tunggul Yonif 131/Brs Kodam I/BB berbentuk persegi panjang dibuat dari bahan beludru warna hijau tua/hijau lumut berjumbai kuning emas dari benang sutera.
  • Pada bagian muka sebelah kanan dilukiskan pataka Kodam I/BB.
  • Pada bagian muka sebelah kiri dilukiskan tunggul Yonif 131/BRS Kodam I/BB dengan susunan sebagai berikut :
  1. (Keris berkelok 7.
  2. (Api.
  3. Bintang.
  4. Setangkai Padi.
  5. Setangkai Bunga Kapas.
  6. Pita dengan Tulisan “BRAJA SAKTI”.


2)    Mahkota/Tiang.

Tunggul Yonif 131/Brs Kodam I/BB menggunakan Mahkota/tiang sama dengan Mahkota/tiang Pataka Kodam I/BB yang terdiri dari :

  1. Bintang bersudut lima.
  2. Genggaman tangan dengan lima jari.
  3. Bunga melati berkelopak kecil tujuh dan berkelopak besar lima.
  4. Tiang dibuat dari kayu jati dipelitur coklat/sawo matang.



B. UKURAN TUNGGUL
1)    Panjang : 58 Cm
2)    Lebar: 42 Cm
3)    Panjang tiang sampai batas kedudukan kepala tiang : 225 Cm
4)    Garis tengah tiang (0): 4 Cm


C. TATA WARNA


1)    Tunggul

  • Dasar kain beludru : Hijau
  • Jumbai : Kuning emas
  • Keris/ gagang dan baris bentuk/ sinar : Hitam/ Putih/Kuning
  • Dua gunung kembar: Hijau
  • Api berkobar: Merah
  • Rangkaian padi : Emas
  • Rangkaian bunga kapas/daun: Putih hijau
  • Bintang : Kuning emas
  • Pita/tulisan: Kuning/ Hijau


2)    Mahkota/ Tiang.

  • Mahkota (Kepala tiang) dibuat dari logam kuningan emas.
  • Tiang dibuat dari kayu jati dipelitur coklat/ sawo matang.
  • Tiang dibuat  secara bersambung  dengan penyambung dari logam kuning emas berbentuk Pipa.
  • Tali berjumbai kuning emas dari benang Sutera.

 

D. ARTI DAN MAKNA.

1)    Tunggul.


a)    Lukisan.

  • Keris berkelok tujuh, diartikan bahwa dalam melaksanakan tugas kewajibannya TNI – AD selalu berpedoman kepada Sapta Marga.
  • Dua gunung melambangkan kesentausaan kemakmuran.
  • Nyala api dengan lima lidah api melambangkan sebagai gelora jiwa prajurit yang berlandaskan Pancasila.
  • Rangkaian padi 45 butir, rangkaian bunga kapas delapan buah dengan daunnya 17 helai melambangkan Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 – 08 – 1945.
  • Bintang bersudut lima melambangkan Pancasila sebagai Falsafah Negara RI. Setiap prajurit membela dan mempertahankannya, juga diartikan sebagai lambang, simbol TNI – AD dimana terpatri lima kebulatan tekad dalam sumpah prajurit.
  • Seloka “ Braja Sakti “ adalah nama salah satu dari senjata keramat milik Satria Madukara Penengah Pendawa  (menurut cerita Pewayangan), Yonif 131/BRS sebagai kesatuan tempur selalu memiliki semangat berkobar-kobar bersemangat Proklamasi dan pendukung Pancasila serta pelaksana Sapta Marga yang sejati.


b)    Tata Warna.

  • Kuning : Kejayaan/ keluhuran.
  • Putih : Kesuciaan, kejujuran.
  • Hijau : Kesuburan,  kemakmuran  dan kesejahteraaan.
  • Hitam : Keteguhan/ keuletan.
  • Merah: Keberanian.


2)    Mahkota/ Tiang.

  1. Bintang bersudut lima melambangkan Pancasila sebagai falsafah negara RI. Setiap prajurit membela dan mempertahankannya, juga diartikan sebagai lambang, simbol TNI – AD dimana terpatri lima kebulatan tekad dalam sumpah prajurit.
  2. Genggaman tangan dengan lima jari, melambangkan bahwa dalam pelaksanaan tugas mempunyai landasan Pancasila yang setiap saat diamalkan.
  3. Bunga melati berkelopak kecil tujuh dan berkelopak besar lima, melambangkan bahwa dalam pelaksanaan  tugas tetap berpegang teguh kepada Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.
  4. Surya Sangkala “ GANDA PENDAWA MADUKARA ”
  • Ganda : Bahu: 9
  • Pendawa : 5 Putera Pendawa : 5
  • Muka : Muka: 9
  • Bawana: Buana : 1


Yang mengandung arti tahun kelahiran/dibentuknya Yonif 131/BRS, tepatnya pada tanggal 22 Januari 1959 juga bermakna bahwa bagi setiap prajurit yang dapat menghayati watak dan pribadi pada kecenderungan rasa keperwiraan, keutamaannya, prajurit itulah yang dapat dipercaya untuk memikul tanggung jawab dan turut serta Memayu Hayu Nusa dan Bangsa.   

E. KESIMPULAN

Batalyon Infanteri 131/BRS dengan tunggul kebanggaan Braja Sakti dibawah naungan Kodam I/BB memiliki daya kekuatan yang ampuh/sakti. Dalam pelaksanaan tugas selalu percaya kepada kekuatan diri sendiri dengan berpedoman kepada Undang-undang Dasar 1945, Pancasila dan memegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit demi kemakmuran dan kejayaan Bangsa dan Negara.

 


Copyright © 2012.Yonif 131 Braja Sakti. Designed by Braja Sakti