DANYONIF 131/BRS

KETUA PERSIT CAB LXVII

INFORMASI TERBARU

Prev Next

Braja Sakti

YONIF 131/BRS MEMENANGKAN PERTEMPURAN DAN HATI RAKYAT.     Nagari Sarilamak dan Taram - Payakumbuh telah dikuasai kelompok bersenjata, Pasukan Yonif 131/Brs... Read more

17 Jul 2018 Hits:31 Berita Yonif

Braja Sakti

Enam Belas Langkah Pengemudi PAYAKUMBUH (29/06/2018), Menjamin kesiapan Kendaraan Dinas Operasional, Yonif 131/Braja Sakti menggelar Apel Pemeriksaan Kendaraan Dinas Roda... Read more

29 Jun 2018 Hits:47 Berita Yonif

Tembak Tempur Reaksi

Begini Kemampuan Tembak Tempur Reaksi Prajurit Braja Sakti PAYAKUMBUH (27/06/2018) - Prajurit Batalyon Infanteri 131/Brs melaksanakan latihan menembak senjata ringan... Read more

27 Jun 2018 Hits:281 Berita Yonif

Petembak Runduk Yonif 131/Braja Sakti.

Prajurit Yonif 131/Brs Gelar Latihan Menembak Runduk. (PAYAKUMBUH), 25/06/2018 - Batalyon Infanteri 131/Brs melaksanakan latihan menembak runduk dilapangan Tembak Halaban... Read more

25 Jun 2018 Hits:47 Berita Yonif

Prajurit Yonif 131/Brs Melaksanakan Latihan Menembak Ja…

PRAJURIT YONIF 131/BRS MELAKSANAKAN LATIHAN MENEMBAK JATPOK LINTAR.       Payakumbuh (23/06/2018) -  Batalyon Infanteri 131/Brs menggelar latihan menembak senjata kelompok lintas datar... Read more

23 Jun 2018 Hits:39 Berita Yonif

Batalyon Infanteri 131/Brs Melaksanakan Rik Kendaraan D…

YONIF 131/BRS MELAKSANAKAN PEMERIKSAAN  KENDARAAN DINAS SATUAN.         Payakumbuh (22/06/2018) - Batalyon Infanteri 131/Brs dalam hal ini dilaksanakan oleh Pasilog melaksanaan apel... Read more

22 Jun 2018 Hits:48 Berita Yonif

Latihan Menembak Jatpok Lintar

Prajurit Yonif 131/Braja Sakti Melaksanakan Latihan Menembak Jatpok Lintar. PAYAKUMBUH (21/06/2018) - Batalyon Infanteri 131/Brs menggelar Latihan Menembak Senjata Kelompok... Read more

21 Jun 2018 Hits:37 Berita Yonif

Karya Bhakti bersama Masyarakat.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Prajurit Yonif 131/Brs membersihkan Masjid..   Payakumbuh (13/06/2018) - Batalyon Infanteri 131/Brs bersama Masyarakat Kota... Read more

13 Jun 2018 Hits:52 Berita Yonif

Semangat dibulan Puasa Prajurit Yonif 131/Brs melaksana…

Bulan Puasa tidak melunturkan Semangat Prajurit Yonif 131/Brs untuk Membina Fisik.   PAYAKUMBUH (10/06/2018), Suasana dibulan Suci Ramadhan adalah bulan puasa... Read more

10 Jun 2018 Hits:232 Berita Yonif

Latihan Pemberian Perintah Patroli

Perwira dan Bintara Yonif 131/Brs melaksanakan Latihan Pemberian Perintah Patroli. PAYAKUMBUH (08/06/2018) - Salah satu keberhasilan tugas adalah perencanaan... Read more

08 Jun 2018 Hits:27 Berita Yonif

LINK TERKAIT

ARSIP

yudhi-juanda.co.id

Hak Cipta © 2018 Batalyon Infanteri Yonif 131 Braja Sakti. Dilindungi oleh Undang-undang

stat

Statistik

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday18
mod_vvisit_counterYesterday65
mod_vvisit_counterThis week447
mod_vvisit_counterLast week426
mod_vvisit_counterThis month1219
mod_vvisit_counterLast month2675
mod_vvisit_counterAll days32790

Online (20 minutes ago): 4
Your IP: 54.92.163.188
,
Today: Jul 21, 2018
SEJARAH YONIF 131 BRAJA SAKTI

 

 

LATAR BELAKANG PEMBENTUKAN


Pembentukan Kesatuan atau Batalyon baru didasari oleh adanya pemberontakan oleh kelompok-kelompok pemberontak PRRI pada masa itu. Maka sesuai dengan perintah Komando Atas terbentuklah Batalyon baru di wilayah Sumatra bagian Barat dalam menjaga keamanan dan mempertahankan daerah dari serangan pemberontak. Adapun yang melatar belakangi pembentukan  :

A. Dengan keluarnya Surat Perintah Komando Operasi 17 Agustus Nomor : PS-262/7/158 tanggal 1 Juli 1958, maka pasukan Mayor Noermatias secara administrasi/organik masuk pada Batalyon Infanteri ‘’A’’ 17 Agustus.

  • Pasukan Mayor Noermatias yang semenjak tanggal 26 April 1958 telah melakukan tugas dan bazzeting ke daerah Pariaman yang telah dibebaskan.
  • Penyerahan Kota Pariaman dilakukan oleh Dan RTP II Yon 510  Brawijaya Overste (Letkol) Syahbirin Muchatar kepada Mayor Noermatias.
  • Penyerangan oleh gerombolan PRRI yang berkekuatan 1 batalyon pada tanggal 07 Juli 1958 ke Kota Pariaman + 3 hari dapat dipertahankan oleh pasukan Mayor Noermatias. Penyerangan oleh gerombolan PRRI dapat digagalkan dan dimenangkan oleh pasukan Harimau Kuranji, Sibinuang, Gumarang dan Kinantan yang bersumber dari Batalyon 140 dan 141 dibawah pimpinan Mayor Noermatias dan berkekuatan 2 (dua) Kompi yang tidak terlibat PRRI, dimana pada saat itu persenjataan PRRI lebih unggul dan memiliki lebih banyak personel dari Tentara Pelajar yang tidak berpengalaman dibidang taktik perang, dibandingkan dengan pasukan yang dipimpin oleh Mayor Noermatias yang memiliki persenjataan minim namun sangat berpengalaman dalam taktik perang. Atas kemenangan tersebut maka Mayor Noermatias dipercayakan untuk membentuk Batalyon “A”. (Nara sumber : Bapak Intan Rusli 69 tahun, saksi sejarah pembentukan Yonif 131/Brs).



B. Sesuai dengan Surat Keputusan Komando Operasi 17 Agustus Nomor : KDP-15/1958 yang memberikan kuasa kepada Mayor Noermatias NRP 12472 untuk menyusun Batalyon Infanteri ‘’A’’ dengan dislokasi sebagai berikut :

1)  Staf Batalyon + Kompi Markas berkedudukan di Bukittinggi.

2) 3 Kompi yaitu :

  • Kompi I di Padang Panjang adalah pecahan dari Batalyon 140 dan 141.
  • Kompi II di Koto Tuo, Bukittinggi adalah pecahan dari Detasemen “J” yaitu dari Batalyon 135 berkedudukan di Medan.
  • Kompi III di Matur, Bukittinggi adalah pecahan dari Batalyon 136 berkedudukan di Medan.

3)    Masuknya 120 orang Tamtama Remaja BDI (Batalyon Depot Infanteri) III Bogor maka lengkaplah Batalyon “A” menjadi 6 Kompi


C. Sesuai dengan Surat Perintah Komando Operasi 17 Agustus Nomor : SP-732/1958 tanggal 29 September 1958 tentang pembentukan Batalyon ‘’A’’ sebagai berikut :

  1. Dan Yon Mayor M. Yoesoef Ali.
  2. Wadan Yon Kapten M. Noer.
  3. Dan Kima Kapten Taswar Akip.
  4. Pasi-1 Letda Syamsir Rauf.
  5. Pasi-2 Pelda Oesman Saat.
  6. Pasi-3 Pelda Syaaluddin.
  7. Pasi-4 Letda Djamirusti
  8. Dan Ki-I Kapten A. Moenit.
  9. Dan Ki-II Kapten Mahyoedin Algamar.
  10. Dan Ki-III Kapten S. Simarmata.


D. Dasar Perintah Komandan Operasi 17 Agustus Letkol Pranoto, Staf Yon menyelenggarakan pemindahan ke Padang di bawah pimpinan Kapten M. Noer serta meneruskan pembentukan Batalyon ‘’A’’ di Padang. Secara berangsur-angsur dilakukan pengisian kekurangan personel Batalyon ‘’A’’ setelah satu bulan lamanya di Padang atas perintah lisan Komandan Operasi 17 Agustus Staf Yon dipindahkan lagi ke Bukittinggi di komplek pertanian. Pembentukan Batalyon ‘’A’’ berdasarkan perintah Komando Operasi 17 Agustus Nomor : SP-894/11/1958 tanggal 27 Nopember 1958 melakukan serah terima Danyon ‘’A’’ kepada Mayor M. Yoesoef Ali dilaksanakan di Padang.

E. Sesuai Surat Perintah Komando Operasi 17 Agustu Nomor : SP-133/2/1959 tanggal 10 Pebruari 1959, dilakukan serah terima jabatan Danyon dari Mayor M. Yoesoef Ali NRP 12025 kepada Mayor Katamso sebagai Danyon “A’’.

F.  Setelah Kompi-kompi dari Batalyon ‘’A’’ terbentuk maka dislokasi pasukan disusun sebagai berikut :

  1. Staf Batalyon dan Kompi Markas berkedudukan di Bukittinggi.
  2. Kompi-I berada di Padang Panjang dibawah pimpinan Lettu Bermawi (Bujang Bazoka).
  3. Kompi-II berada di Muara Mahat dibawah pimpinan Lettu Mahyudin Algamar.
  4. Kompi-III berada di Matur, Bukittinggi dibawah pimpinan Letda Muslim.
  5. Kompi Bantuan berada di Bukittinggi dibawah pimpinan Lettu Sembiring.


G.  Pada tanggal 10 April 1959 Kasad melakukan Inspeksi terhadap Staf Batalyon ‘’A’’.

H.  Berdasarkan Surat Perintah Panglima Daerah Militer III/17 Agustus Nomor : SO-679/8/1959 Jabatan Danyon ‘’A’’ diserah terimakan dari Letkol Katamso NRP 10966 kepada Kapten M. Noer NRP 411425 (waktu itu jabatan Wadanyon).

I.  Berdasarkan Perintah Operasi Nomor : PD-446/1959 tanggal 30 Nopember 1959 Batalyon ‘’A’’ melaksanakan tugas operasi di daerah Padang Pariaman.

J.  Berdasarkan Surat perintah Operasi Panglima Komando Daerah Militer 17 Agustus Nomor : PD-27/1960 tanggal 28 Januari 1960 Batalyon ‘’A’’ dipindahkan ke daerah Payakumbuh, dengan kepindahan tersebut Danyon ‘’A’’ baru dapat melakukan Komando sepenuhnya terhadap satuan.

K. Berdasarkan Surat Keputusan Panglima Komando Daerah Militer 17 Agustus Nomor : KPTS-86/1960 tanggal 06 Oktober 1960 Batalyon ‘’A’’ dirubah menjadi Batalyon Infanteri 131 Kodam III/17 Agustus terhitung mulai tanggal 01 Juni 1960 untuk mengenang Yonif ‘’A’’ maka lambang 131 dibentuk seperti huruf ‘’A’’ setelah itu mengalami perubahan-perubahan.


PEMRAKARSA

Berdasarkan Surat Keputusan Panglima Komando Daerah Militer 17 Agustus Nomor : KPTS-15a/5/1958 tanggal 18 Mei 1958 tentang penunjukan Mayor Noermatias NRP 12472 untuk membentuk satu Batalyon dengan nama Batalyon ‘’A’’ sebagai penghargaan Kasad atas tindakan yang berani menentang pemberontak PRRI.



PROSES PEMBENTUKAN

  1. Surat Keputusan Panglima Komando Operasi Daerah Militer 17 Agustus Nomor : KPTS 15/6/1958 tanggal 18 Juni 1958 dan KPTS nomor : 15a/7/1958 tanggal 29 Juli 1958, tentang penunjukan Mayor noermatias NRP 12472 untuk membentuk satu Batalyon dengan nama Batalyon ‘’A’’.
  2. Surat Perintah Panglima Komando Operasi Daerah Militer 17 Agustus Nomor : SP-214/6/1958 tanggal 15 Juni 1958 tentang perintah kepada Mayor noermatias, Lettu Djohan Rivai, Lettu Sohor Simarmata dan Lettu Saehaili berserta seluruh Kompinya masuk ke dalam Batalyon ‘’A’’.
  3. Surat Perintah Panglima Komando Operasi Daerah Militer 17 Agustus Nomor : SP-734/7/1958, tanggal 1 Juli 1958 tentang Ex. Batalyon 140 KDMST ditugaskan di RTP-II/Brawijaya sebagai anggota Batalyon Noermatias.
  4. Surat Perintah Panglima Komando Operasi Daerah Militer 17 Agustus Nomor : SP-734/9/1958 tanggal 22 September 1958, tentang Ex. Kompi KDMST, Kompi-F Yon 136, Kompi Markas, Kompi I Yon 140 secara Organik masuk kedalam Batalyon ‘’A’’.
  5. Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor : KPTS-040/1/1959 tanggal 22 Januari 1959, tentang pengesahan Batalyon ‘’A’’ Komando Operasi 17 Agustus.



KONDISI AWAL
A. Kondisi awal Personel.
Personel Batalyon Infanteri ‘’A’’ 17 Agustus adalah merupakan penggabungan dan penjelmaan Ex. Batalyon Noermatias, KDMST Detasemen J dari Batalyon 135 dan Kompi F dari Batalyon 136 dibentuk menurut susunan Formasi ROI-II pada bulan Pebruari 1959 berkekuatan 649 orang dengan komposisi :

  1. Staf Batalyon dari Ex. Batalyon Noermatias.
  2. Kompi markas dari Ex. KDMST/Batalyon 140 dan 141.
  3. 2 (dua) Kompi Senapan dari Ex. Detasemen J dari Yon 135.
  4. 1 (satu) Kompi Senapan dari Ex. Batalyon 140 dan 141.
  5. 1 (satu) Kompi Senapan dari Kompi F Batalyon 136 yang merupakan cikal bakal personel Batalyon “A”.



B. Kondisi awal Materil.

Batalyon ‘’A’’ 17 Agustus terbentuk dengan kondisi materiil yang terbatas karena merupakan gabungan dari Batalyon 140, Batalyon 141, Detasemen J dan Kompi F Batalyon 136, kondisi materiil tersebut dengan susunan Formasi ROI-II tahun 1959 kurang terpenuhi karena keterbatasan pada saat itu.

 


Copyright © 2012.Yonif 131 Braja Sakti. Designed by Braja Sakti